Produk Percetakan
Produk Percetakan
Saya ingin menyebutnya One stop solution for physical promotion materials. Pake bahasa Inggris biar keren gitu, he..he.. Dan saya sengaja menekankan kata Physical karena ini tentang produk percetakan, produk fisik yang ada wujudnya.

Btw, maaf saya langsung nembak to the poin aja. Sebenarnya saya mau nyeritain sebuah perusahaan percetakan yang telah berhasil "ride the wave". Perusahaan ini berhasi mengikuti perkembangan jaman, meski jenis bisnisnya sudah ada sejak dulu, dan dengan kemajuan teknologi sekarang ini, jenis bisnis semacam ini terancam gulung tikar.

Namun ini yang saya maksud dengan "ride the wave". Kemajuan teknologi yang bisa saja membuat bisnisnya jatuh, justru berhasil "dijinakkan" dan dimanfaatkan untuk memajukan bisnisnya. Dan berhasil.

Di dunia internet dan gadget sekarang ini, dimana orang bisa mendapatkan informasi dalam bentuk digital seperti website, email, maupun sosial media, mengancam bisnis percetakan. Karena orang akan beralih ke media digital untuk membuat dan menyampaikan informasinya.

Namun sungguhpun demikian, ternyata tidak selamanya kebutuhan penyebaran informasi ini melulu menggunakan media digital. Kebutuhan akan media fisik untuk mencantumkan informasi dan menyebarkannya bukannya punah malah kini semakin merebak.

Sebagai contoh untuk event-event seminar, launching produk, dsb. Event tersebut seringkali menggunakan produk-produk cetak seperti spanduk, standing banner, flyer, brosur, buku katalog, souvenir buku agenda, hardbox untuk hadiah, dsb. Kesemuanya itu adalah produk sebuah percetakan.

Dia, si percetakan yang lagi saya ceritain, adalah uprint Indonesia. Untuk selanjutnya saya sebut uprint.id aja kali ya, biar singkat.

Nah, seperti saya ceritakan diawal tadi, uprint.id berhasil "ride the wave", memanfaatkan teknologi yang sedianya mematikan bisnis percetakan, namun uprint.id berhasil menjinakkan teknologi dan memanfaatkannya untuk menjalankan bisnis, malah lebih dari itu, memajukan bisnisnya.

Uprint.id memanfaatkan teknologi di semua proses bisnisnya. Proses produksinya/percetakannya sudah memanfaatkan mesin-mesin canggih. Operasional bisnisnya sudah melibatkan teknologi, management pelanggan, manajemen order, dll, memanfaatkan teknologi sehingga lebih efisien dan efektif.
website uprint.id
website uprint.id

Dan yang paling penting bagi pelanggannya, uprint menyediakan website yang memiliki fitur lengkap namun mudah digunakan. untuk mengakses website ini, silahkan buka http://www.uprint.id

Ketika kita membutuhkan solusi jasa percetakan, entah untuk membuat spanduk, standing banner, souvenir buku agenda, dsb, kita tinggal buka website diatas, lalu pilih produk yang akan dibuat.

Didalamnya juga terdapat fasilitas simulasi harga, jadi kita bisa mengetahui jika kita mau membuat produk ini, sebanyak sekian, maka harganya adalah sekian. Kita bisa utak-atik juga dengan mengubah jenis bahan, jumlah, dsb.
Pricelist uprint.id
Pricelist uprint.id

Selain itu, terdapat juga keterangan waktu produksi. Misalnya, kalau kita memesan hanya 10 buah barang, makan bisa selesai dalam waktu 3-4 jam, namun kalau kita memesannya ratusan bahkan ribuan, ya bisa 2-3 hari.

Dengan adanya fasilitas simulasi seperti ini, sebelum kita order, kita jadi punya gambaran mengenai selesainya produk kita kapan dan butuh biaya berapa.

Untuk masalah konten atau isi dari produk, bisa design, gambar-gambar, maupun kata-katanya, bisa menggunakan jasa uprint, bisa juga menggunakan materi yang kita buat sendiri. Misalnya untuk design, kita bisa memesan produk ke uprint.id dan designnya dari kita.  Kita tinggal upload designnya ke uprint.

Adapun detail produknya adalah sbb:

Buku:
  • Annual Report
  • Biografi
  • Company Profile
  • E-book Print
  • Majalah
  • Materi Presentasi
  • Novel
  • Photo Book
  • Portofolio
  • Prospectus
Stationaries:
  • Agenda
  • Amplop
  • Map Folder
  • ID Card
  • Kartu Nama
  • Kartu Akses Proximity
  • Kop Surat
  • Nota/NCR
  • Notebook
  • Notepad
  • Sketch Book

Promosi:
  • Brosur and flyer
  • Kalender
  • Katalog
  • Menu
  • Newsletter
  • Poster
  • Roll-Up Banner
  • Stiker
  • Spanduk
  • Table Mat
  • Tent Card
  • X-Banner
  • Tripod Banner
  • U-Notebook
  • Booklet
  • Thank you Card
  • Member Card

Packaging:
  • Kemasan Makanan
  • Kertas Label
  • Hardbox
  • Paper Bag
  • Corrugated Box
  • Food Tray
  • Hotel Amenities
  • Paper Cup
  • Pouches
  • Product Tag
  • Product Box

Cards:
  • Kartu Lebaran
  • Kartu Ucapan Blank
  • Kartu Natal & Tahun Baru
  • Kartu Ucapan Selamat
  • Kartu Ucapan Imlek
  • Kartu Ucapan Menikah
  • Kartu Ucapan Selamat Hari Ibu
  • Kartu Ucapan Terima Kasih
  • Kartu Valentine
  • Post Card

Celebrations:
  • Angpao
  • Kertas Kado
  • Gift Tag
  • Party Hat
  • Party Flag
  • Photo Print
  • Undangan Acara Corporate
  • Undangan Ulang Tahun
  • Undangan Pernikahan

Souvenir:
  • Power Bank
  • USB Card
  • E-Money
  • Tas Spunbond
  • Flash Disk

Banyak ya jenis produknya. Iya dong, kan One stop solution for "Physical" promotion materials. Di website juga terdapat "paket" produk sesuai dengan jenis bisnis yang kita punya. Misalnya, kita punya bisnis Cafe, maka kita bisa melihat produk yang cocok untuk bisnis Cafe/Restoran itu adalah: Food Box, Paper Bag, Paper Cup, Brosur, Flyer, Table Mat, Menu, Poster, Hardbox, dan Pouches.

Daftar "Paket" ini bisa dilihat di menu bisnis. Disitu terdapat pengkategorian bisnis yakni:
  • Property
  • Cafe/Restoran
  • Online Shop
  • Finance
  • Retail
  • Education
  • Hospital
  • Fitness
  • Photographer
  • Designer/Agency
  • Beauty/Salon
  • Bridal/Boutique

So untuk kebutuhan  cetak-mencetak dan produk-produk promosi lainya, cukup buka uprint.id aja.


Gebyar Dasawarsa PGMI
Gebyar Dasawarsa PGMI (Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah)

Suatu hari saya menerima WA dari guru sekolah anak saya.Beliau mengatakan bahwa anak saya akan mengikuti lomba hafalan quran tingkat MI (Madrasah Ibtidaiyah). Saya dikirimin foto capture layar laptop berisi tulisan teknis lomba beserta keterangan singkat.

Adapun teknis lomba hafalan Qur'an itu adalah sbb:

Untuk tingkat MI/SD, dibagi dua kelompok:
  • Kelompok Rendah, itu kelas 1 - 3 SD
  • Kelompok Tinggi, itu kelas 4 - 6 SD
Untuk kelompok Rendah, diwajibkan menghafal surat-surat Juz 30, dari surat Ad-Dhuha - An-Naas. Adapun kelompok Tinggi, harus hafal semua surat di Juz 30.

Pada pelaksanaan lombanya nanti, tiap peserta akan diberi 4 soal.
  1. Membaca surat wajib
  2. Meneruskan ayat
  3. Meneruskan ayat
  4. Meneruskan surat
Lomba yang mengambil tempat di UIN Sunan Gunung Jati, Ujung Berung, Bandung ini diikuti oleh MI se-Kota Bandung. Lomba hafiz mengambil tempat di mesjid yang berada di dalam kompleks Kampus UIN. Semua peserta berkumpul di dalam masjid, kemudian setelah dibuka oleh MC, salah seorang juri tampil kedepan.
Teknis Lomba Tahfidz
Teknis Lomba Tahfidz dijelaskan oleh Juri

Juri yang kedepan ini menjelaskan teknis lomba. Bahwa dalam pelaksanaan tes, akan ditandai dengan ketukan palu, seperti ketukan palu hakim di pengadilan. Adapun kode ketukannya adalah sbb:
  • ketuk 3x pertanda test mulai
  • ketuk 1x artinya peserta salah membaca
  • ketuk 2x cukup, tidak perlu diteruskan
  • ketuk 4x test peserta selesai
Di bagian depan di dekat mimbar, ditempatkan satu meja kecil, disitulah peserta akan diuji satu-persatu. Di sisi kanan terdapat 3 buah meja yang ditempati oleh 3 orang juri. Selain juri, ada juga petugas yang memegang dua tumpuk amplop kecil. Adapun di sisi kiri, ditempati oleh MC yang juga bertugas memanggil setiap peserta untuk tampil kedepan.

Satu-persatu peserta dipanggil. Adapun pemanggilanya berselang seling antara kelompok tinggi dan kelompok rendah.

Juri yang 3 orang ini, rupanya mempunyai tugas masing-masing. Yang satu membacakan soal, satu lagi menjadi pengetuk palu, dan yang satu lagi fokus mendengarkan. Namun ketiganya juga menuliskan penilaian.

Ketika namanya dipanggil oleh MC, peserta maju kedepan, kearah petugas yang memegang tumpukan amplop kecil. Lalu dia memilih satu amplop, kemudian diserahkan ke juri. Amplop tersebut berisi soal yang akan diujikan. Kemudian peserta mengambil tempat di meja kecil di tengah, siap untuk diuji.

Selanjutnya juri yang bertugas mengetuk palu, akan mengetukkan palu 3 kali sebagai pertanda ujian peserta ini dimulai. Peserta mengucapkan salam.

Kemudian juri yang bertugas membacakan soal, meminta peserta membacakan surat wajib.

Pada lomba kemarin, surat wajibnya adalah:
  • Kelompok Rendah, surat Al-Kafiruun
  • Kelompok Tinggi, surat Al-Ghasiyah
Sejauh yang saya tangkap, poin-poin yang dinilai dari peserta adalah:
  • Hafalan
  • Makhorijul huruf
  • Tajwid
  • Tartil
Saya kurang tahu kalau langgam bacaan, penampilan dan etiket, apakah itu dinilai juga atau tidak.

Setelah surat wajib selesai dibaca, juri kemudian membacakan soal kedua yakni melanjutkan ayat. Berdasarkan amplop yang dipilih oleh peserta, juri membacakan satu ayat atau potongan ayat. Kemudian peserta diminta melanjutkannya.

Kalau peserta salah melanjutkan, maka juri akan mengetukkan palu sebanyak 1 kali. Peserta diminta memperbaiki kesalahannya. Untuk memperbaiki kesalahan, peserta akan diberi kesempatan sebanyak 3 kali. Coba baca, kalau salah, juri ketuk 1x. Coba lagi bacaan lain, kalau masih salah, ketuk lagi 1x. Coba lagi bacaan lain, kalau masih salah juga, juri akan mengetukan palu 1x, lalu ia akan menyatakan cukup dengan mengetuk 2x, artinya untuk soal tersebut dianggap cukup. Lalu berlanjut ke soal berikutnya.

Soal berikutnya masih meneruskan ayat. Baru setelah 2 soal meneruskan ayat, soal terakhir adalah meneruskan surat. Juri akan membacakan ayat terakhir dari sebuah surat, kemudian peserta harus melanjutkan ke surat berikutnya, sesuai dengan susunan surat di Al-quran. Misalnya, Juri membacakan ayat terakhir dari surat Al-Falaq, maka peserta harus meneruskannya dengan membaca surat An-Naas.

Jika surat yang dibaca cukup panjang, juri bisa saja mengetukkan palu 2x sebagai pertanda cukup. Ketukan 2x ini untuk mengakhiri, meskipun peserta tidak melakukan kesalahan, namun juri bisa saja memotong dan menyatakan cukup. Maksudnya juri sudah menilai ini benar, dan untuk menghemat waktu, bacaannya sampai disini.

Di lanjutkan ke peserta berikutnya.

Durasi waktu test untuk setiap peserta berbeda-beda. Kalau peserta bisa menjawab semua soal dengan lancar, waktunya cukup singkat, mungkin hanya 5 menit, bahkan kurang. Namun kalau peserta melakukan kesalahan, waktunya bisa lama. Karena peserta diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya dengan membaca ayat lain. Nah, ketika peserta mencoba mengingat-ngingat ayat, ini terkadang memakan waktu. Sampai-sampai juri harus mengetukkan palu 2x untuk lanjut ke soal berikutnya atau ke peserta berikutnya.

Alhamduillah, anak saya kemarin menjalani testnya dengan lancar tanpa kesalahan. Meski tidak berhasil menjadi juara, karena ada yang lebih baik dari anak saya, namun bagi saya dia telah menjadi juara.  Malah lebih dari itu, dia berhasil melampaui orang tuanya, karena hafalannya lebih banyak dari kami orang tuanya. he..he..

Berikut adalah video rekaman ketika Kindi menjalani testnya.





Copyright © 2018 - irpanisme.com. Diberdayakan oleh Blogger.