BREAKING NEWS

[5]

Tokoh – Tokoh Olahraga Indonesia



Sri Sultan Hamengku Buwono IX 
Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Tokoh Olah Raga Indonesia - Sri Sultan Hamengku Buwono IX
Dari Sang Raja Untuk Olahraga 
Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dilahirkan di Ngasem (Yogyakana) pada 12 April 1912. Beliau adalah Raja Keraton Yogyakarta ke-9 dan mantan Wakil Presiden RI ke-2. Sri Sultan terpilih menjadi Ketua Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) pada tahun 1946, demikian juga ketika KORI diubah menjadi KOI (Komite Olimpiade Indonesia) pada tahun 1950, dan ketika PORI (Persatuan Olahraga Republik Indonesia) melebur menjadi satu dengan KOI pada tahun 1952. Ketika pada tahun 1966 induk-induk cabang olahraga membentuk KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), Sri Sultan lagi-lagi terpilih menjadi ketua.

Eksistensi Sri Sultan Hamengku Buwono IX di kancah olahraga internasional juga diakui dengan ditunjuk sebagai anggota International Olympic Committee (IOC). Pengabdian Sang Raja Yogya berakhir pada 2 Oktober 1988, saat wafat dalam usia 76 tahun.



M.F. Siregar 
M. F. Siregar
Tokoh Olah Raga Indonesia - M. F. Siregar
Dedikasi Si Pelari 
Mangombar Ferdinand Siregar, lahir 11 November 1928 di Jakarta. Mantan atlet cabang olahraga atletik untuk nomor lari 1.500 dan 5.000 meter Pekan Olahraga Nasional pertama ini, sangat aktif sebagai pembina olahraga renang, polo air, bulutangkis, dan juga sebagai organisatoris di KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia). Dia pernah menjadi Komandan Pusat Latihan Renang Asian Games di Jakarta (1962), Wakil Sekjen KONI Pusat (1967-1971), Sekjen KONI Pusat (1971-1986), Ketua Umum PB PRSI (1983-1987), Ketua Bidang Pembinaan PB PBSI (1992), Anggota Dewan Kehormatan KONI Pusat (1999-2003), dan sekjen PB PBSI (2004-2008).

Beliau pernah juga menjabat sebagai Anggota Dewan Federasi SEA Games, Presiden ASEAN Swimming Federation, dan Wakil Ketua Organisasi OlahragaAsia Pasifik-Oseania.


Soeratin 
Soeratin
Tokoh Olah Raga Indonesia - Soeratin
Pengabdian Sang Perintis 
Ir. Soeratin Sosrosoegondo perintis organisasi sepakraga --sebelum diubah menjadi sepakbola-- di masa Hindia Belanda, pada 1930. Pria kelahiran Yogyakarta, 17 Desember 1898 ini berkeliling Pulau Jawa untuk menemui beberapa tokoh dan penggemar sepakraga. Pada 19 April 1930, tokoh-tokoh dari beberapa kota berkumpul di Yogyakarta untuk mendirikan PSSI (Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia), yang mulai melakukan kompetisi secara rutin sejak 1931.
Soeratin menjadi ketua umum dari 1930 sampai 1940. Setiap tahun ia terpilih kembali. Jasanya dalam persepakbolaan nasional diabadikan dalam sebuah kompetisi sepakbola junior U-19 tingkat nasional, yang diberi nama Piala Suratin. Tokoh yang mengabdikan separuh hidupnya pada sepakbola ini, meninggal dunia pada 1 Desember 1959.


Drs. Sudirman 
Sudirman
Tokoh Olah Raga Indonesia - Sudirman
Diabadikan Sebagai Piala 
Drs. Sudirman, lahir pada 29 April 1922 di Pematangsiantar, Sumatra Utara. Beliau adalah salah satu pendiri PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) dan menjadi ketua umumnya selama 22 tahun (1952-1963, era Sukarno; dan 1967-1981, era Suharto). Perannya dalam pembinaan cabang olahraga bulutangkis sangat besar. Para era kepemimpinannya, banyak pemain bulutangkis yang dikirim ke ajang All England, dan berjaya di sana. Berjasa dalam penyatuan dualism organisasi bulutangkis dunia, namanya diabadikan sebagai piala dunia beregu dunia antar negara, Sudirman Cup.

Wakil Presiden IBF (sekarang BWF) ini, meninggal pada 10 Juni 1986 dalam usia 64 tahun.

Sumber:
Museum Olah Raga, Taman Mini Indonesia Indah
Tokoh – Tokoh Olahraga Indonesia Tokoh – Tokoh Olahraga Indonesia Reviewed by Irpanisme on November 22, 2017 Rating: 5

Tidak ada komentar: