Langsung ke konten utama

Apa itu Bank Syariah?

Alhamdulillah, pada pengajian bulanan kantor kemarin, temanya adalah “Ekonomi Syariah”. Adapun pembicaranya adalah Iggi Achsien, Komisaris Independen Bank Muamalat.
Iggi Achsien
Iggi Achsien
Pak Iggi ini belum 40 tahun, namun di usianya yang relatif masih muda ini, beliau sudah malang melintang di dunia perbankan khususnya Perbankan Syariah. Pengalaman beliau bisa dilihat di profilenya di linkedin.
Dengan cara penyampaian yang banyak canda, pak Iggi memberikan pencerahan kepada hadirin tentang apa itu Ekonomi Syariah, dengan lebih spesifik ke Bank Syariah.
Pengetahuan kita, orang awam tentang bla bla bla Syariah, biasanya adalah: Syariah itu nggak pake bunga tapi bagi hasil. Wicis itu bener, tapi belum lengkap. Pak Iggi pada kesempatan kemarin telah meletakkan batu pertama dari pemahaman kita tentang bla bla bla syariah. Dengan 3 hal, pak Iggi menjelaskan apa itu bla bla bla Syariah
:
- Insya Allah
- Akad
- Content
Jadi apa beda antara Syariah dengan bukan Syariah adalah:
Pertama, Insya Allah
Manusia hanyalah berencana, namun saldo yang menentukan ^_^ anekdot ini biasa digunakan oleh kita untuk menggambarkan betapa ketidak pastian itu adalah suatu hal yang pasti. Kalau bank bukan Syariah, mereka menjamin pasti akan terjadi. Simpan dana sekian, maka pasti keuntungannya sekian persen setahun. Padahal tidak ada yang pasti di dunia ini kecuali ketidak pastian itu sendiri. Nah Syariah memasrahkan segala sesuatunya kepada Allah, Sang Maha Kuasa dengan menyertakan Insya Allah dalam setiap perjanjiannya; Simpanlah dana anda di kami, maka Insya Allah, kami akan membagi keuntungan dari hasil usaha dengan modal dana anda ini, sebesar sekian persen setahun Dan dalam prakteknya, nanti di akhir tahun, akan dihitung, untungnya berapa. Kalau untungnya besar, maka bagi hasilnya juga besar, tapi kalau untungnya kecil, maka bagi hasilnya juga kecil.
Kedua, Akad.
Pak Iggi menganalogikan dengan hubungan seks ^_^. Hubungan seks antara pasangan yang menikah dengan pasangan yang belum menikah, kegiatannya sama (jangan dibayangin ya ^_^). Namun yang membedakan adalah adanya akad nikah.
Nah dalam praktek bisnisnya, si bank Syariah akan melakukan kegiatan bisnis yang sama dengan bank konvensional, misalnya KPR (Kredit Pemilikan Rumah). Namun kalau Bank Konvensional, akadnya adalah: ini rumah saya bayarin dulu 1 milyar, tapi kamu balikinnya 1, 3 milyar, dicicil 15 tahun.
Namun bank syariah, meski sama-sama meminta uang 1,3 milyar namun akadnya beda: Ini ada rumah seharga 1 milyar. Kamu minta bantuan saya supaya kamu bisa membeli rumah tersebut. Ok saya bantu. Begini caranya: saya beli dulu ini rumah 1 milyar. Berarti rumah ini milik saya (bank syariah). Nah lalu rumah 1 milyar milik saya ini, saya jual ke kamu seharga 1,3 milyar.
Dalam Al-Quran, Allah berfirman bahwa DIA menghalalkan jual beli, dan mengharamkan riba. Ini yang dipegang oleh bank Syariah. Emang sih sama, sama-sama dapet 0,3 milyar, namun cara mendapatkannya berbeda. Yang satu melalui bunga, yang satu melalui keuntungan penjualan.
Ketiga, Content
Bank-bank syariah akan menggunakan dana yang nasabah untuk diputer lagi. Namun diputernya di sector real DAN usaha-usahanya adalah usaha yang halal. Jadi, kalau ada orang mengajukan kredit ke bank syariah: Pak saya mau mengajukan kredit untuk usaha distributor Wine pak. Bank Syariah tegas menolak. Karena itu adalah usaha yang melibatkan barang Haram menurut Islam.
Karena bidang usaha itu banyak dan banyak usaha itu di posisi abu-abu maka para bank Syariah ini membentuk Dewan Pengawas Syariah, yang tugasnya adalah mengawasi kegiatan bisnis yang dilakukan oleh bank-bank Syariah. Adapun anggota dari Dewan Pengawas Syariah ini adalah Ulama-ulama, para ahli ekonomi, dsb.
***


Jadwal Sholat

viva

Warung Blogger

Warung Blogger

Postingan populer dari blog ini

Mengurus PBB yang diblokir di Cikarang, ke PEMDA Kab. Bekasi

Berawal dari salah satu syarat pengajuan KPR, yang disana tercantum harus ada “Copy PBB tahun terbaru”, saya jadi terlibat perjalanan bolak balik keliling Cikarang untuk mengurus PBB rumah yang diblokir. (Kisah saya mengajukan KPR, bisa dibaca disini)


PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) adalah Pajak Negara yang dikenakan terhadap tanah dan bangunan. Lebih lengkapnya seputar PBB ini silahkan baca di situs resmi Dirjen Pajak di: http://www.pajak.go.id/content/seri-pbb-ketentuan-umum-pajak-bumi-dan-bangunan-pbb.


Ketika mengajukan Kredit ke Bank BTN Cabang Cikarang, saya dapat sebuah brosur berisi besaran kredit yang bisa diberikan beserta syarat-syaratnya.

Perpanjang STNK Motor di SAMSAT Cibinong

Ini pertama kalinya saya memperpanjang STNK motor di SAMSAT Kab. Bogor di Cibinong. Prosesnya sederhana dan Cepat. Seluruh proses hanya memakan waktu kurang lebih 40 menit.

Pertama-tama kita harus mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Untuk perpanjangan  STNK 1 tahun, yang harus dibawa adalah:
STNK AsliKTP Asli sesuai dengan nama di STNK
Awalnya saya kira harus menyerahkan BPKB juga, soalnya pengalaman saya mengurus STNK di SAMSAT Kota Tangerang gitu, harus bawa STNK Asli, KTP Asli dan BPKB. Namun

Mutasi SIM online di Tangerang

Seminggu sebelum SIM saya berakhir masa berlakunya, saya berangkat ke kantor SATPAS Polres Tangerang di Tangerang Kota. Saya kesana karena dulu, SIM C saya ini dibuat di Tangerang. Sebelumnya saya sudah browsing-browsing di internet, mencari informasi tentang mutasi SIM. Saya harus mutasi karena sekarang saya KTP-nya Bogor.

Saya bahkan sampai telpon ke Call Center Korlantas POLRI di 021-1500669, menanyakan prosedur mutasi SIM. Dari petugas yang menerima telpon saya, saya diberitahu bahwa saya harus Cabut Berkas dulu di Tangerang, lalu

Kereta Jakarta Cikarang

Bagi sebagian besar penduduk Jakarta, Cikarang adalah suatu tempat yang sangat jauh. Karena Cikarang itu letaknya diluar Bekasi. Bekasi aja udah jauh, apa lagi Cikarang ^_^. Padahal kalau melihat plang penanda jarak di Jalan Tol, jarak Jakarta-Cikarang itu hanya 30 Km.

Saya sekarang tinggal di Cikarang sementara kerja masih di Jakarta. Tiap hari dilaju Cikarang-Jakarta, adapun transportasi yang saya gunakan adalah

Pengalaman saya menggunakan Kartu Kredit BCA

Foto diatas adalah foto kartu BCA saya yang buram dan plastiknya sudah mengelupas. Eit… jangan salah sangka dulu, kondisi kartunya bisa sampai demikian bukan karena kualitas kartunya yang jelek, tapi karena kartunya yang telah “bekerja keras” selama 5 tahun! Kartu Kredit yang juga merangkap kartu Flazz ini telah menemani saya selama 5 tahun ini dan telah melakukan transaksi yang tak terhitung banyaknya, baik sebagai kartu kredit maupun kartu Flazz. Karenanya wajar saja kalau kondisinya sampai seperti demikian. Dan hebatnya lagi, biarpun sudah kusam mengelupas, kartu ini masih berfungsi dengan baik lho.

Meski kartu penggantinya sudah saya terima dari BCA, saya masih sayang sama kartu ini, jadi biarlah saya abadikan di postingan blog sebelum saya pensiunkan ^_^

Sekarang ini banyak orang yang antipati terhadap kartu kredit, disebut kartu setan lah, bikin orang terlilit hutang lah, dsb. Padahal sebenarnya Kartu Kredit itu hanyalah