Traveling
Traveling alias jalan-jalan berkeliling daerah maupun negara telah menjadi hobi yang tidak lekang oleh waktu. Dapat menikmati suasana baru di daerah yang belum pernah ditemui menjadi salah satu momen yang dinanti. Selain mencari suasana baru, melepas penat, dan pergi sejenak dari rutinitas merupakan alasan banyak orang untuk melakukan traveling. Tapi memang tidak bisa dipungkiri bahwa traveling merupakan hobi yang bisa dibilang menguras kantong, karena biaya yang dibutuhkan tidak murah dan perlengkapan yang dibutuhkan juga terkadang tidak sedikit.

Karena mahal, maka traveling itu perlu trik dalam mengatur keuangan khusus traveling agar kamu tidak kelabakan mencari uang untuk membayar segala keperluan traveling. Selain itu, dengan merencanakan keuangan khusus untuk traveling, kamu juga bisa menghemat pengeluaran traveling loh. Yuk ikuti 3 tips ini agar traveling kamu jadi lebih hemat!

1. Rencanakan traveling dari jauh-jauh hari
Planning
Semakin jauh kamu merencanakan traveling maka kamu memiliki waktu yang banyak untuk merencanakan destinasi dan pembagian waktu selama traveling. Dengan begitu, kamu dapat merinci segala pengeluaran dengan detail seperti biaya transportasi, akomodasi, makan, biaya oleh-oleh hingga biaya tak terduga yang mungkin dapat muncul.

Dengan merinci biaya-biaya yang akan dikeluarkan dan lokasi atau destinasi yang ingin kamu datangi, kamu bisa menghemat biaya karena mengetahui mana yang memang perlu dan mana yang hanya ingin saja.

2 .Menabung adalah kunci!
Menabung
Menabung adalah kunci dari kelangsungan traveling, karena dengan menabung kita bisa mencicil uang yang diperlukan untuk biaya traveling. Menabung sendiri tidak harus dalam jumlah yang banyak, kamu bisa memulai sesuai kemampuan dan target tanggal traveling kamu, tapi ingat, harus konsisten ya.

Saat ini sudah banyak tersedia pilihan tabungan dari bank yang bekerjasama dengan maskapai loh, sehingga kamu dapat lebih menghemat dari sisi transportasi. Selain itu, agar tabungan kamu tidak digunakan untuk hal lain, kamu bisa membuka tabungan khusus untuk menyimpan uang traveling kamu.

3. Memanfaatkan promo dari website
Promo
Siapa yang tidak suka dengan promo dan ingin traveling lebih hemat? Wah, jawabannya pasti semua suka dong. Nah sekarang, hobi traveling semakin jauh dari kata mahal dengan banyaknya promo-promo yang diberikan oleh aplikasi penyedia hotel maupun transportasi seperti Traveloka. Di Traveloka, kamu bisa menemukan lebih banyak pilihan akomodasi seperti hotel dan villa serta berbagai kebutuhan traveling lainnya seperti voucher makan dan voucher destinasi wisata dengan penawaran harga terbaik, termasuk promo flash sale.

Flash sale merupakan salah satu program Traveloka yang memberikan harga miring untuk hotel maupun produk Traveloka lainnya yang pastinya mendukung traveling kamu nantinya. Program flash sale ini berlangsung di waktu-waktu tertentu, jadi pastikan kamu sering buka aplikasi Traveloka ya. Sayangnya program ini terbatas bagi dia yang cepat melakukan pemesanan, nah untuk kamu yang tidak ingin ketinggalan flash sale-nya, pastiin kamu menghidupkan notifikasi aplikasi Traveloka di handphone. Kemudian follow seluruh sosial media Traveloka dan masukkan ke wishlist seluruh produk yang kamu pengen ya.

Jadi kamu udah punya rencana traveling? Yuk segera rancang kegiatan traveling kamu dan jangan lupa, pastikan semua akomodasi, transportasi, serta voucher destinasi wisata kamu udah pesen di Traveloka ya. Selain terpercaya, Traveloka juga memiliki banyak program yang pastinya mendukung hobi traveling kamu melalui program seperti flash sale. Yuk segera pesan di Traveloka. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik link berikut ini https://www.traveloka.com/id-id/promotion/flash-sale
***
Credit Foto dari atas ke bawah:
- veerasantinithi
- DariuszSankowski
- USA-Reiseblogger
- Maklay62
- traveloka.com

Kita tentunya mengenal Bom Atom atau Bom Nuklir. Dan beberapa mungkin ada yang ingin tahu, kapan sih Bom Atom pertama dibuat dan diledakkan?

Bagi yang butuh data doang buat ngisi jawaban ujian, berikut datanya:
Bom Atom Pertama dibuat di Amerika dan diledakkan pada tanggal 16 Juli 1945.

Segitu cukup?

Kurang kaaan? kita tentu ingin tahu bagaimana ceritanya si bom atom pertama ini, dari mulai fase penelitian, perakitan, hingga peledakan. Karenanya mari kita lanjutkan membaca sejarah Bom Atom Pertama yang diledakkan.

16 Juli 2020 merupakan peringatan 75 tahun ledakan pertama bom atom. Ledakan pertama ini bukan digunakan pada perang dan diledakkan di wilayah musuh. Bom Atom pertama diledakkan dalam rangka ujicoba atau testing saja. Testingnya ngeri ya.

Peristiwa testing bom ini terkenal dengan nama Tes Trinity. Ledakan raksasa itu adalah puncak dari proyek Manhattan yang sangat rahasia dan dalam beberapa minggu akan berakhir dengan berakhirnya Perang Dunia Kedua dan menjadi awal mura Era Atom (Nuklir).

Pada tanggal 16 Juli 1945, pada jam 5:29 pagi, di tempat yang kini menjadi area latihan menemba dan pemboman Angkatan Udara Angkatan Darat Amerika Serikat (USAAF) Alamogordo, di gurun Jornada del Muerto sekitar 35 mil tenggara Socorro, New Mexico, tiba-tiba terang benderang dengan cahaya seribu matahari. Ketika kumpulan ilmuwan terkemuka dunia memandang dari jarak yang aman, menara baja yang menjulang kokoh, tiba-tiba menguap dan menghilang dalam sepersekian detik ketika bom Plutonium pertama di dunia secara instan mengubah materi menjadi energi.

Hari itu adalah puncak dari tiga tahun kerja keras yang dilakukan di kota bom yang sekarang menjadi Laboratorium Nasional Los Alamos. Saat itu terdapat 6.000 penduduk yang tinggal di bangunan dengan jalan-jalan berlumpur. Menjelang percobaan, dengan cepat dibangun gedung-gedung kayu dan lima bak mandi, dan itu adalah pusat dari proyek Manhattan - upaya sekutu yang sangat rahasia untuk membangun bom atom.

Proyek Manhattan sendiri cikal bakalnya adalah proyek senjata Inggris. Namun pada saat itu Kepulauan Inggris dalam kondisi yang kurang baik akibat serangan bom udara Jerman yang terus menerus, sehingga setiap pabrik harus membuat senjata konvensional. Karenanya diputuskanlah untuk menggabungkan upaya Inggris dengan Amerika, sehingga proyek Manhattan dimulai pada bulan Juni 1942.

Saat ini, pengembangan senjata sangat evolusioner, dibangun di atas pekerjaan yang telah dilakukan oleh orang lain selama beberapa dekade, bahkan berabad-abad. Tetapi proyek Manhattan, itu dimulai hampir dari nol, tanpa teknologi dasar yang melandasinya.
J. Robert Oppenheimer

Ketika proyek dimulai di bawah kepemimpinan Brigadir Jenderal Leslie R. Groves dan fisikawan J. Robert Oppenheimer, mereka bekerja hampir seluruhnya berdasar pada  teori-teori belaka, dan sedikit saja eksperimen laboratorium. Untuk memberikan gambaran tentang seberapa jauh mereka harus melangkah: pada masa itu, persediaan plutonium di dunia sangat sangat sedikit. Sehingga para ilmuwan tidak yakin apakah itu bisa dibuat menjadi bom?

Singkat cerita, pada tahun 1945, para fisikawan dan insinyur di Los Alamos telah menghasilkan dua prototipe perangkat nuklir. Salah satunya adalah desain sederhana yang bekerja dengan muatan ledakan dalam tabung yang menumbuk dua batang kecil uranium-235 bersama-sama, menghasilkan massa kritis yang memicu reaksi berantai ketika atom uranium meledak, memuntahkan neutron yang membelah lebih banyak lagi atom-atom uranium.

Bom uranium sangat sederhana sehingga para ilmuwan tidak merasa perlu untuk mengujinya. Tetapi bom kedua, yang disebut Gadget, jauh lebih canggih. Alih-alih menggunakan Uranium, Gadget menggunakan Plutonium, suatu elemen radioaktif buatan manusia.

Dan si Gadget ini tidak dirakit dalam bentuk tabung sederhana. Plutonium dibentuk menjadi bola yang hampir padat yang dikelilingi oleh bahan peledak, jaring detonator, dan lensa akustik untuk memastikan gelombang peledak yang dihasilkan meledak di bola plutonium dengan benar untuk memulai reaksi berantai.

Beberapa jenis tes akan diperlukan untuk memastikan bahwa bom plutonium (jenis ini yang meledak di kota Nagasaki, Jepang), akan bekerja. Pada awalnya, idenya adalah melakukan ledakan berdaya rendah, tetapi Oppenheimer memilih untuk tes skala penuh, yang diberi nama kode "Trinity."

Pada bulan Mei, menara baja setinggi 30,5 meter didirikan di situs Alamogordo bersama dengan pangkalan untuk 160 orang, yang kemudian bertambah menjadi 450 orang pada hari pengujian.

Saking dirahasiakannya proyek Manhattan ini, sampai-sampai sesama Tentara Amerika pun tidak tahu. Karena itu wilayah yang digunakan untuk latihan perang, Angkatan Darat AS secara tidak sengaja telah membom daerah itu dua kali.

Seperti dalam syuting film Hollywood, di mana adegan besar berarti menghancurkan set, tes peledakan bom atom ini hanya bisa dilakukan sekali. Tim Manhattan menyiapkan kamera dan instrumen, termasuk tangki berlapis timah, untuk memastikan bahwa setiap milidetik dari pengujian dan setiap potongan data dicatat. Ketika waktu uji dijadwalkan menjulang, di atas menara dan diselubungi terpal, si Gadget yang menyerupai bola logam besar dirakit oleh tujuh orang dan jaringan kabel yang rumit terhubung ke detonator. Kemudian seluruh bom disegel di dalam wadah baja yang disebut Jumbo yang akan mencegah plutonium berhamburan jika tes peledakan tidak menghasilkan reaksi berantai yang diharapkan.

Kondisi alam seolah menambah ketegangan proses ujicoba ini. Terjadi serangkaian badai listrik yang melewati daerah itu, meningkatkan kemungkinan menara baja dimana si Gadget disimpan, dapat terkena petir.

Sekitar 9 kilometer lebih dari menara, tempat perlindungan didirikan. Di antara personel Angkatan Darat dan ilmuwan sipil serta teknisi yang hadir adalah: Groves, Oppenheimer, dan VIP Richard Tolman, Vannevar Bush, James Conant, Brigadir Jenderal Thomas F. Farrell, Charles Lauritsen, Isidor Isaac Rabi, Sir Geoffrey Taylor, dan Sir James Chadwick.

Sambil menunggu ledakan, para ilmuwan bertaruh tentang seberapa besar hasil dari bom itu. Edward Teller bertaruh 45.000 ton TNT, taruhan Oppenheimer 3.000 ton, taruhan Rabi 18.000 ton, Hans Bethe bertaruh 8.000 ton, dan Enrico Fermi bertaruh bahwa ledakan bom atom ini akan membakar negara bagian New Mexico bahkan seluruh planet.

Ketika bom meledak, hanya sedikit orang saja yang benar-benar melihat ledakan. Sebagian besar melakukan apa yang diperintahkan, yakni balik bada. Yang lainnya, seperti Teller, melihatnya menggunakan kacamata dan lotion berjemur untuk perlindungan. Sementara itu, ilmuwan Richard Feynman, yang saat itu masih muda beralasan, bahwa satu-satunya bahaya nyata dari bom pada jarak itu adalah dari radiasi sinar ultraviolet yang tinggi. Jadi dia duduk di sebuah truk Angkatan Darat dan mengawasi dari balik kaca depan kaca pelindung, menjadikannya satu-satunya orang yang melihat tes dengan mata telanjang.

Gadget, si Bom Atom pertama, meledak sesuai rencana, melepaskan energi setara 22000 Ton TNT. Menara tempat dia dipasang, menguap dan hilang. Ledakan tersebut juga menghasilkan sebuah kawah sedalam 1,5 meter di tanah. Di permukaan kawah terbentuk kaca yang timbul oleh pembakaran pasir oleh panas yang luar biasa yang dihasilkan saat terjadinya ledakan. Di area ledakan juga terbentuk mineral baru yang disebut Trininite.

Ketika ledakan terjadi, di atas area itu, terbentuk awan jamur atom pertama. Awalnya berwarna emas, kemudian berubah ungu, lalu abu-abu dan biru, naik setinggi 12 Km ke langit. Saat itu sepasang pesawat pembom B-29 berputar untuk merekam peristiwa itu dari kejauhan. Di tanah, para pengamat merasakan gelombang panas seperti pintu oven yang terbuka.

"Kami tahu dunia tidak akan sama," kata Oppenheimer dalam wawancara 1965. "Beberapa orang tertawa, beberapa orang menangis. Sebagian besar orang diam. Saya ingat kalimat dari kitab suci Hindu, Bhagavad Gita; Wisnu berusaha meyakinkan Pangeran bahwa ia harus melakukan tugasnya dan, untuk membuatnya terkesan, mengambil wujudnya yang mempunyai banyak tangan memegang senjata dan berkata, "Sekarang aku menjadi Maut, penghancur dunia." Saya kira kita semua memikirkan itu, dengan satu atau lain cara. "

Saat ini, Situs Trinity adalah Tempat Bersejarah Nasional yang ditandai oleh alas batu lava, batu sederhana yang bertuliskan, "Situs Trinity di mana Perangkat Nuklir Pertama di Dunia Diledakkan pada 16 Juli 1945."

Bom Nuklir mengakhiri Perang Dunia II dan menjadi inti dari Perang Dingin, dan merubah dunia kita selamanya.

***
Photo credit dari atas ke bawah:
- US Departement of Energy
- US Departement of Energy
- US Departement of Energy
- US Departement of Energy
- Jack W. Aeby

Sumber: https://newatlas.com/trinity-first-atomic-bomb-test-75-anniversary/
Copyright © 2018 - irpanisme.com. Diberdayakan oleh Blogger.