Masalah Operasional Bisnis Yang Harus Ditangani Saat Pandemi

0 Comments

Pandemi Covid-19
Pandemi Covid-19
Pandemi virus Corona (covid-19) menimbulkan akibat yang sangat luas, bukan hanya disatu dua negara, hampir seluruh dunia terkena wabah virus ini. Selain itu, pandemi juga berakibat pada bidang ekonomi dan bisnis. Berbagai kebijakan dan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus mengakibatkan perubahan drastis dari cara orang menjalankan bisnis.

Dan lebih dari itu, banyak sektor-sektor bisnis yang tidak mampu menahan terjangan badai krisis sehingga harus menutup usahanya.

Bagaimana pelaku usaha bisa bertahan dalam badai krisis ini?
BCG
BCG - Boston Consultin Group

Martin Reeves, Managing Director dari Boston Consulting Group (BCG) sebuah firma konsultan management dari San Fransisco, Amerika, menuliskan 7  masalah seputar manajemen yang harus direspons dengan baik dan tepat. Masalah-masalah tersebut adalah:
  1. Komunikasi: Karyawan kemungkinan akan terpapar dengan informasi yang saling bertentangan dan merasa cemas atau bingung tentang apa tindakan terbaik yang harus dilakukan. Pastikan untuk mengomunikasikan kebijakan-kebijakan yang dibuat dengan cepat, jelas, dan seimbang. Selain itu, komunikasikan informasi kontekstual dan alasan di balik kebijakan yang dibuat tersebut, sehingga karyawan dapat lebih memahami dan juga mengambil inisiatif dalam situasi yang tidak terduga, seperti misalnya liburan karyawan di lokasi yang tengah dibatasi keluar masuknya atau cara menangani kontraktor.
  2. Kebutuhan karyawan: Dalam situasi pembatasan perjalanan dan berkumpul, kebutuhan karyawan terhadap akses ke pendidikan, perawatan kesehatan, kebutuhan pokok, dsb, tetap ada. Anda harus mengantisipasi dan mengembangkan solusi untuk masalah ini. Misalnya membuat pusat informasi di mana karyawan dapat menemukan semua informasi yang mereka butuhkan. Banyak dari kebutuhan ini bersifat spesifik dan lokal (sesuai dengan tempat tinggal), ini tentunya membutuhkan koordinasi ke berbagai pihak dalam pembuatan kebijakannya.
  3. Perjalanan: Pastikan bahwa kebijakan perjalanan dinas itu jelas. Bagaimana karyawan dapat melakukan perjalanan, untuk alasan apa, otorisasi apa yang diperlukan dan kapan kebijakan tersebut akan ditinjau.
  4. Bekerja dari rumah: Jelaskan kebijakan Work From Home anda - di mana pekerjaan ini berlaku, bagaimana karyawan bekerjanya, dan kapan mereka akan direview. Bekerja dari Rumah bukanlah hal umum sebelumnya, karenanya perlu dikomunikasikan dengan jelas dan sedetil-detilnya.
  5. Stabilisasi rantai pasokan: Berusaha untuk menstabilkan rantai pasokan dengan menggunakan stok pengaman, sumber-sumber alternatif, dan bekerja dengan pemasok untuk mengatasi kemacetan. Jika solusi cepat tidak memungkinkan, kembangkan rencana bersama, berikan solusi sementara, dan komunikasikan rencana tersebut kepada semua pemangku kepentingan yang terkait.
  6. Pelacakan dan perkiraan bisnis: Kemungkinan krisis akan menciptakan fluktuasi yang tidak terduga. Buatlah siklus pelaporan yang lebih cepat sehingga anda dapat memahami bagaimana kondisi bisnis anda akibat pengaruh pandemi dan krisis. Di bagian mana perlu dilakukan mitigasi, dan seberapa cepat operasional bisnis bisa pulih. Tidak ada perusahaan yang kebal krisis, dan cepat atau lambat pasar akan menilai perusahaan mana yang dapat mengelola tantangan dengan paling efektif.
  7. Menjadi bagian dari solusi yang lebih luas: Sebagai warga korporat, Anda harus mendukung orang lain dalam rantai pasokan, industri, komunitas, dan pemerintah. Pertimbangkan bagaimana bisnis Anda dapat berkontribusi, baik itu dalam perawatan kesehatan, komunikasi, makanan, atau domain lainnya. Fokus pada persimpangan antara kebutuhan sosial dan kemampuan spesifik anda - dengan kata lain, jadilah anggota masyarakat yang memberikan manfaat.
Bagi anda para pengambil keputusan di perusahaan, ada baiknya memperhatikan 7 masalah tersebut di perusahaan yang anda kelola. Pastikan ditangani dengan sebagaimana mestinya.

Salam sukses.

***
Credit gambar dari atas ke bawah:
- j4p4n
- bcg.com


You may also like

Tidak ada komentar:

Copyright © 2018 - irpanisme.com. Diberdayakan oleh Blogger.