Asuransi Bhakti Bhayangkara
Asuransi Bhakti Bhayangkara
Seminggu sebelum SIM saya berakhir masa berlakunya, saya berangkat ke kantor SATPAS Polres Tangerang di Tangerang Kota. Saya kesana karena dulu, SIM C saya ini dibuat di Tangerang. Sebelumnya saya sudah browsing-browsing di internet, mencari informasi tentang mutasi SIM. Saya harus mutasi karena sekarang saya KTP-nya Bogor.

Saya bahkan sampai telpon ke Call Center Korlantas POLRI di 021-1500669, menanyakan prosedur mutasi SIM. Dari petugas yang menerima telpon saya, saya diberitahu bahwa saya harus Cabut Berkas dulu di Tangerang, lalu
My Journey - Mencari Mata Air
Film My Journey - Mencari Mata Air

“Punahnya beribu-ribu mata air merupakan bencana yang tidak disadari manusia, namun akibatnya sangat terasa.”

Setiap tanggal 22 April, diperingati sebagai hari Bumi sedunia, atau International Earth Day. Peringatan  ini bermula pada tanggal 22 April 1970, ketika senator Amerika Gaylord Nelson memproklamirkan  Earth Day. Gaylord merasa prihatin akan kondisi bumi yang semakin rusak dan tercemar akibat ulah manusia. Kemudian sang senator menggandeng beberapa LSM untuk melakukan suatu aksi pada hari itu dalam rangka menyelamatkan bumi.

Kegiatannya bisa bermacam-macam dan tidak harus selalu pekerjaan yang besar. Bisa dengan bergotong-royong membersihkan lingkungan dari sampah. Menggugah kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan dan lebih dari itu, tidak memproduksi sampah, dsb.

Semangat menyelamatkan bumi ini juga bergaung di Indonesia. Banyak sekali komunitas-komunitas
Asosiasi Prasasti
Asosiasi Prasasti

Asosiasi PRASASTI adalah asosiasi pendidik dan praktisi seni pertunjukan Indonesia, merupakan wadah berkomunikasi, berkumpul, bersilaturahmi, tukar-menukar pengetahuan dan inforrnasi, didalam usaha pemberdayaan, pemanfaatan, penngelolaan dan peningkatan sumberdaya seni pertunjukan di Indonesia.

Asosiasi PRASASTI didirikan berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 45, dengan peran nyata dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara dalam memajukan Pendidikan Seni pertunjukan serta dunia Seni pertunjukan

Asosiasi PRASASTI adalah Organisasi yang menaungi Lembaga Sertifikasi Kompetensi berdasarkan Kurikulum berbasis Kompetensi,sebagai bagian dari Sertifikasi Kompetensi kerja Nasional Indonesia bidang Musik dengan pengembangan di bidang Tari dan Drama

Menyadari Seni pertunjukan di Indonesia belum terlalu menggema seperti yang terjadi di negara maju, terkadang selalu bercermin kepada negara-negara yang sudah maju tersebut, padahal bakat dan kemampuan diri dari para seniman Indonesia sangatlah membanggakan.

Hal tersebut perlu didukung oleh kemampuan yang global dan mendetail tentang bagaimana menggarap suatu pertunjukan berskala internasional.

Untuk itu Asosiasi PRASASTI menyikapi kondisi tersebut, salah satunya memberikan wawasan yang lebih luas kepada para praktisi seni dan budaya di negara kita untuk lebih maju dan berstandar Internasional.

VISI :
Tercapainya kemajuan pendidikan dan seni pertunjukan Indonesia yang berskala Internasional yang didukung oleh sumber daya manusia pendidik dan praktisi seni yang berkompeten.

MISI :
Meningkatkan kapasitas sumberdaya manusia & dan kelembagaan dalam seni musik tari dan drama, Mengembang luaskan penerapan sistem pendidikan dan seni pertunjukan yang modern dan mandiri, Mendorong para praktisi seni didalam pe-ningkatan kualitas melalui pendidikan kesenian, Menerapkan pemahaman budaya,lingkungan melalui pemberdayaan, pemantapan dan pengelolaan sumberdaya manusia seni yang berkelanjutan, Membuat berbagai event seni untuk memajukan pendidikan seni dan pertunjukan di Indonesia.


Sumber: Buku Acara Gala Premier Film "My Journey - Mencari Mata Air".
Rumah Balada Indonesia
Rumah Balada Indonesia
Rumah Balada Indonesia adalah wadah komunitas, para pemusik dan pecinta lagu-lagu balada sebagai pilar partisi di dalam dunia musik Indonesia untuk mengedepankan, mengangkat serta memasyarakatkan lagu-lagu balada agar dapat lebih popular dan sejajar dengan jenis-jenis musik lainnya.

Rumah Balada Indonesia dibentuk sebagai wadah berkumpulnya para pemusik balada untuk saling berkomunikasi, bertukar informasi dan mengembangkan lagu-lagu balada agar
Vidi Vici Multimedia
Vidi Vici Multimedia
Vidi Vici Multimedia yang berdiri sejak 1994 pada awalnya bergerak pada bidang produksi TV Commercial, Video Clips dan Video Profile.

Dalam perkembangan era Digital di tahun 2001 mulai merambah ke Studio Rekaman Digital, dengan memproduksi beberapa album yang salah satunya adalah Album "Air untuk Kehidupan", dimana lagu-lagu dalam album tersebut yang me¬inspirasi penbuatan Film Mencari Mata Air.

Sejak 2006, Vidi Vici Multimedia mulai menambah Jasa Produksinya ke pembuatan
Yayasan Garuda Nusantara
Yayasan Garuda Nusantara

Garuda Nusantara adalah singkatan dari Gabungan Rumpun Pemuda Nusantara. Yayasan ini merupakan sebuah wadah pembinaan Remaja, dengan pengabdian pada Alam dan Lingkungan. Didirikan pada hari Jum'at tanggal 14 Februari 1985. Terdaftar pada hari Sabtu tanggal 15 Februari 1986 dengan Akte Notaris Nomor : 094. Tertanda Notaris : Ny. SITI PERTIWI HENNY SHIDKI, SH.

Alamat Sekretariat : Jl Darmawangsa X No. 1 k ebayoran baru Jakarta Selatan 12160. Tel ( +61 21) 7262701, 7243913 - Fax. ( +61 21) 7243913.
Email : garuda_nusantara@gmx.com

Yayasan Garuda Nusantara didirikan oleh Ully Hary Rusady, Mayke Rusady dan Hary Tranggono. Sebagai Pimpinan adalah Ully Hary Rusady. YGN berazaskan Pancasila dan UUD '45. dan bergerak dalam bidang sosial serta tidak berorientasi politik. Yayasan ini dibentuk dengan tujuan dasar membentuk aktifitas dan kreatifitas "Sumber Daya Manusia" Remaja Indonesia dengan mengarahkan kegiatannya untuk aksi nyata Konservasi Alam dan Lingkungan , disamping menyalurkan bakat anggota ke arah kegiatan yang positif.

MAKSUD DAN TUJUAN YAYASAN GARUDA NUSANTARA

Meningkatkan kemandirian, kepemimpinan dan kepribadian; Meningkatkan keberanian, ketangguhan dan kedisiplinan; Meningkatkan ketahanan budaya bangsa; Meningkatkan rasa cinta kepada alam dan tanah air; Mempererat tali persaudaraan antara kalangan dan suku bangsa.

SASARAN

Pembinaan Pemuda u/ P3SD Berkelanjutan.

Yayasan Garuda Nusantara, terdiri dari 5 Departemen:
  1. Departemen Seni / GNS.
  2. Departemen Olah Raga / GNOR.
  3. Departemen Luar Biasa / GNLB.
  4. Departemen Keputrian / GNK.
  5. Departemen Cinta Alam / GNCA
***

Expedisi Penyelamatan Mata Air (EPMA)


Expedisi Penyelamatan Mata Air (EPMA)
Expedisi Penyelamatan Mata Air (EPMA)

Air merupakan kebutuhan dasar umat manusia. Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk, kebutuhan ketersediaan air untuk berbagai kepentingan terus mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Sementara ini jumlah mata air semakin berkurang karena kerusakan lingkungan hutan dan perubahan iklim. Punahnya beribu-ribu mata air ini menjadi bencana yang tidak terlihat oleh manusia, namun sangat terasa akibatnya.

Ekspedisi Penyelamatan Mata Air (EPMA) yang diprakarsai oleh Yayasan Garuda Nusantara merupakan satu usaha/ kebijakan yang strategis dalam mengurangi tekanan kerusakan, beban pencemaran areal lokasi mata air, sekitar mata air dan kawasan resapan air disamping mendorong upaya adaptasi terhadap dampak perubahan tata air akibat perubahan iklim.

Kebijakan ini merupakan bagian dari antara lain :
  • Upaya pemulihan kerusakan mata air/ penyelamatan mata air.
  • Menjaga dan melindungi kuantitas, kualitas dan kontinuitas debit air di DAS.
Keberadaan mata air tidak selalu dikawasan lindung atau kawasan hutan, karena telah ditemukannya sejumlah mata air dilahan penduduk, sempadan sungai, bantaran sungai, kawasan danau bahkan pantai.

Menurunnya jumlah mata air maupun debit volume air di berbagai mata air merupakan indikator adanya ancaman terhadap kelestarian keberadaan mata air.

Melalui Ekspedisi Penyelamatan Mata Air ini dilaksanakan berbagai program/ kegiatan antara lain : Pendataan lokasi mata air, pendataan debit/ kualitas air di mata air, pendataan budaya/ kearifan tradisional masyarakat lokal terkait air & lingkungan hidup, penanaman pohon keras tanaman ash daerah di kawasan mata air, bersih lingkungan seputar mata air, baksos (pembuatan saluran, penampungan air, MCK/ Jamban, dll), penyuluhan LH tema mata air dan kegiatan lain yang disesuaikan dengan sikon masing¬masing daerah.

Sumber: Buku Acara Gala Premier film "My Journey - Mencari Mata Air"
 Berikut ini beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk menjaga Bumi:
  1. Membudayakan gemar menanam pohon dan menggunakan tanaman hidup sebagai pagar rumah.
  2. Penebangan pohon harus diikuti dengan penanaman kembali bibit pohon yang sama dalam jumlah yang lebih banyak.
  3. Hindari membakar sampah.
  4. Jangan membuka lahan dengan membakar.
  5. Hemat energi seperti mematikan lampu dan peralatan listrik jika tidak diperlukan, menggunakan lampu hemat energi, dan tdk membiarkan kulkas terbuka terlalu lama.
  6. Menggunakan kertas di dua sisi, mendaur ulang kertas & menggunakan barang2 daur ulang.
  7. Membawa tas belanja sendiri untuk menghindari penggunaan kantong plastik.
  8. Hindari penggunaan lift atau ekskalator untuk naik maupun turun paling tidak untuk 2 tingkat. Biasakan menggunakan tangga agar lebih sehat dan hemat listrik ( untuk fasilitas kantor dan fasilitas umum).
  9. Mendisain bangunan dengan sirkulasi udara dan pencahayaan yg alami, sehingga meminimalkan penggunaan AC dan penerangan listrik.
  10. Mengganti chiller (sejenis alat yang digerakkan dengan tenaga listrik yang berfungsi untuk mendinginkan suhu air sesuai yang diinginkan) dengan refrigerant non CFC dpt menghemat energi 35%.
  11. Usahakan menggunakan transportasi umum dan kendaraan yang berbahan bakar ramah lingkungan seperti gas dan biodiesel.
  12. Untuk jarak dekat usahakan tidak menggunakan kendaraan bermotor, tetapi dengan berjalan kaki atau bersepeda.
  13. Rawatlah mesin secara berkala agar emisi gas buang kendaraan baik.
  14. Tidak melebihi kapasitas penumpang kendaraan anda.
  15. Membeli produk-produk lokal untuk mengurangi transportasi barang-barang import.
  16. Periksalah tekanan ban anda secara teratur. Tekanan ban yang akurat dapat menghemat bahan bakar minyak.
  17. Istirahatkan kendaraan anda dua hari seminggu.
  18. Bagi industri selalu memantau emisi gas buang limbahnya.
  19. Menggunakan Produk Organik, Otak dan tubuh anak jauh lebih rentan terhadap racun ketimbang orang dewasa. Memberikan mereka makanan/produk organik yang menggunakan pupuk organik (tidak menggunakan pestisida sintetis, pupuk kimia sintetis, zat pengatur tumbuh, rekayasa genetika, dll) pula menghindarkan tubuh mereka dari paparan zat pestisida dan organisme berbahaya lainnya.
  20. Beli produk Organik (lokal), hasil pertanian lokal sangat murah dan juga sangat menghemat energi, terutama jika kita menghitung energi dan biaya transportasinya , emisi karbon yang dihasilkan akan lebih besar daripada manfaatnya.
  21. Membuat Kompos dari Sampah organik, Bagi Rumah Tangga yang Tidak Mempunyai Lahan/terbatas. Bagi rumah tangga yang tidak memiliki tanah atau lahan kosong, pengolahan sampah menjadi kompos dapat dilakukan dengan menggunakan ember, pot, kaleng bekas, atau sejenisnya. Benda-benda ini sekaligus nantinya dapat dijadikan pot.
  22. Secara berkala melakukan kampanye ramah lingkungan di berbagai acara dan kesempatan, Aplikasikan sistem reduce, reuse, recycle pada setiap sisi kehidupan kita. 
 Cara membuat Kompos sendiri di rumah:
  1. Sediakan ember, pot, kaleng bekas, ataupun wadah lainnya.
  2. Lubangi bagian dasar dan letakkan di wadah yang dapat menampung rembesan air dari dalamnya.
  3. Masukkan sampah organik ke dalam wadah (drum) setiap hari.
  4. Taburi dengan sedildt tanah, serbuk gergaji, atau kapur secara berkala.
 Sumber: Buku acara Gala Premier film "My Journey - Mencari Mata Air"
Pada hari bumi, 22 April 2016 kemarin, saya berkesempatan menghadiri Gala Premier film "My Journey - Mencari Mata Air". Film bertema lingkungan yang menceritakan perjalanan 5 remaja di alam bebas, mencari mata air.

Salah satu oleh-oleh yang saya dapat adalah beberapa tips untuk menghemat air:
  1. Tidak membiasakan untuk membiarkan air mengalir dari kran tanpa berhenti.
  2. Periksa pipa secara teratur, perbaiki segera jika rusak atau bocor, dan kontrol penggunaan air di meteran secara teratur.
  3. Gunakan baskom untuk mencuci sayur atau piring. Hal ini dapat menghemat 15 kali dari pada mencuci langsung dibawah kran air.
  4. Gunakan lap dan ember untuk mencuci mobil. Hindari mencuci mobil dengan menggunakan selang air.
  5. Menggunakan shower untuk mandi (dengan daya sedang) lebih menghemat tiga kali dari pada menggunakan gayung.
  6. Tidak membiasakan diri untuk menyikat gigi dengan membiarkan air kran mengalir terus.
  7. Hanya menggunakan mesin cuci jika fasilitas cucian sudah banyak sehingga lebih menghemat air dibandingkan jika kita mencuci sedikit pakaian dengan jumlah air yang sama banyaknya.
  8. Biasakan menampung air hujan atau membuat sumur resapan agar tidak langsung terbuang kesaluran air.
  9. Manfaatkan air sisa cucian baju untuk mencuci awal kendaraan atau perabot lain.
  10. Manfaatkan air cucian utk menyiram tanaman.
  11. Biasakan menyiram tanaman pada sore atau malam hari karena pada siang hari air cepat menguap.
  12. Gunakan gelas minum yang lebih kecil untuk menghemat air (yang dapat ditambah bila diperlukan).



Copyright © 2018 - irpanisme.com. Diberdayakan oleh Blogger.