Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

4 BAHAYA MEMATIKAN DI RUANG ANGKASA

Jika kita melihat foto maupun video tentang aktifitas di antariksa, kita akan melihat para astronot mengenakan pakaian khusus yang sepertinya terlalu longgar dan menggendong tas kotak sangat besar. Mengapa mereka tidak mengenakan pakaian lebih ringkas, misalnya seperti pakaian selam dengan tabung oksigen atau sejenisnya?

Ini menuntun kita pada pertanyaan lebih jauh, mengapa kita butuh pakaian astronot?
Jawabannya pendeknya adalah: karena Antariksa adalah tempat yang ganas. Ruang angkasa adalah tempat yang sangat berbahaya. Seorang astronot tidak akan mampu bertahan lama tanpa pakaian astronot. Dia akan mati dalam hitungan detik saja.

Pakaian Astronot bisa dikatakan sebagai pesawat antariksa mini. Desain pakaian astronot menyerupai pesawat antariksa dari segi fungsi, bahan dan peralatannya, bahkan lebih dari itu.

Apa yang mendasari harus sebegitu kuat dan kompleksnya pakaian astronot? Analoginya begini, mari kita bayangkan seekor ikan. Ikan hidup di dalam air baik air kolam, sungai, d…

Jawaban atas Tantangan kebutuhan gaya hidup Millenial

Gaya Hidup Milenial
Yang disebut Milenial atau generasi milenial adalah mereka-mereka yang lahir dari tahun 1980-2000. Kaum milenial ini spesial karena mereka adalah generasi yang mengalami gelombang perubahan besar-besaran dalam kehidupan di seluruh dunia. Yang paling kentara adalah gelombang kemajuan teknologi yang sangat pesat. Sejak belia mereka sudah akrab dengan teknologi terkini terutama komputer dan internet.
Berkat interaksi dengan teknologi sejak dini, maka cara hidup kaum milenial ini jadi sedikit berbeda. Mereka adalah generasi yang selalu terhubung dengan internet. Dalam hal bekerja, mereka lebih memilih bebas, tidak terikat tempat. Mereka biasa bekerja cafe, taman kota, perpustakaan, bahkan didalam bis atau kereta. Mereka juga lebih suka menjelajah tempat-tempat baru kemudian membagi pengalamannya ini di media sosial, baik berupa tulisan, foto sampai video.

Perubahan gaya hidup ini memicu efek domino berupa munculnya berbagai bisnis yang belum pernah ada sebelumnya. Saki…

Saung Mang Ajo Karawang - Restoran dan Pemancingan

Awal Desember 2017 kemarin saya sekeluarga mengikuti acara kumpulan ibu-ibu pengajian perumahan. Acara ini mengambil tempat di Saung Mang Ajo (SMA), yang berlokasi di Karawang. SMA ini merupakan tempat yang memadukan Restoran, Tempat Pemancingan, Outbond dan Kebun Binatang mini.

Lokasi SMA tepatnya sekitar 2,5 Km dari pintu tol Karawang Barat 1. Karena tidak jauh dari pintu tol, maka SMA relatif mudah dijangkau dari berbagai tempat.

Saat itu hari Minggu, kami bertolak dari perumahan sekitar jam 9 pagi. Karena perumahan kami terletak di Cikarang, relatif dekat dari Karawang, kami tidak menggunakan jalan tol, cukup menyusuri jalan Kalimalang saja. Setelah kurang lebih 1 jam perjalanan santai dengan mobil, kami tiba di SMA.

Tempat ini memiliki lapangan parkir yang luas, bisa diisi oleh bis-bis besar. Begitu sampai di gerbang masuk, kami memberitahu waitress bahwa kami adalah rombongan yang sudah booking terlebih dahulu. Oleh waitress kami ditunjukan ke sebuah bangunan menyerupai saung p…

Berbagai Turnamen Olah Raga di Indonesia

Pesta olahraga yang melibatkan banyak cabang olahraga bagi Indonesia mempunyai dua makna:

Pertama berkaitan langsung dengan pesta olahraga itu sendiri, yaitu pemecahan rekor dari cabang-cabang yang dipertandingkan. Kedua, makna yang tersirat di baliknya, yaitu memperlihatkan kepada bangsa lain bahwa bangsa Indonesia juga memiliki kemampuan untuk mengadakan pesta akbar dalam cabang olahraga. 
Maka penyelenggaraan Asian Games IV, GANEFO, SEA Games, Asian Games 2018, dan lain-lain tidak lepas dari kerangka dua makna tersebut.

Berbagai ajang olahraga berskala intemasional telah diselenggarakan di Indonesia dan memperoleh sukses besar sebagai tuan rumah. Islamic Solidarity Games adalah salah satu ajang itu, yang berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan pada 22 Oktober 1 November 2013. Ajang olahraga internasional  yang untuk ketiga kalinya diadakan ini, diikuti 43 negara-negara Islam, dengan mempertandingkan 18 cabang olahraga. Indonesia berhasil meraih peringkat pertama dengan mengumpul…

Sepakbola di Indonesia

Sudah lama sepakbola menjadi  olahraga terpopuler di dunia. Setiap kali dipertandingkan, terlebih Piala Dunia dan Piala Eropa, selalu menyedot perhatian. Media sosial sering dimanfaatkan klub untuk memperkenalkan, mempromosikan, dan berinteraksi dengan para penggemar. Bahkan beberapa Fans Club memiliki pertemuan rutin, di antaranya nobar (nonton bareng) jika klub favorit mereka berlaga; lengkap dengan atribut khas yang harus dibeli sendiri.

Masyarakat pun fanatik pada klub lokal  mereka. Lahirlah sebutan akrab untuk para pendukung klub, seperti Jakmania (Jakarta), Bobotoh (Bandung), dan Bonek (Surabaya). Fanatiknya masyarakat pada sepakbola juga tidak lepas dari peran stasiun televisi yang menyiarkan pertandingan jangsung atau pertandingan tunda liga-liga sepakbola lokal dan dunia.

Fenomena lain pun dilakukan oleh kebijakan pemerintah. Untuk mengangkat prestasi sepakbola Indonesia.  Sejak 2010 beberapa pemain asing di klub-klub dinaturalisasi. Hingga 2015, tercatat sudah belasan pema…

Tokoh – Tokoh Olahraga Indonesia

Sri Sultan Hamengku Buwono IX 
Dari Sang Raja Untuk Olahraga 
Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dilahirkan di Ngasem (Yogyakana) pada 12 April 1912. Beliau adalah Raja Keraton Yogyakarta ke-9 dan mantan Wakil Presiden RI ke-2. Sri Sultan terpilih menjadi Ketua Komite Olimpiade Republik Indonesia (KORI) pada tahun 1946, demikian juga ketika KORI diubah menjadi KOI (Komite Olimpiade Indonesia) pada tahun 1950, dan ketika PORI (Persatuan Olahraga Republik Indonesia) melebur menjadi satu dengan KOI pada tahun 1952. Ketika pada tahun 1966 induk-induk cabang olahraga membentuk KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), Sri Sultan lagi-lagi terpilih menjadi ketua.

Eksistensi Sri Sultan Hamengku Buwono IX di kancah olahraga internasional juga diakui dengan ditunjuk sebagai anggota International Olympic Committee (IOC). Pengabdian Sang Raja Yogya berakhir pada 2 Oktober 1988, saat wafat dalam usia 76 tahun.



M.F. Siregar 
Dedikasi Si Pelari 
Mangombar Ferdinand Siregar, lahir 11 November 1928 di Jaka…

Legenda Olah Raga Indonesia

Pada masa kejayaannya, dunia olah raga Indonesia menjadi kekuatan yang diperhitungkan di kawasan Asia bahkan dunia. Atlit-atlit Indonesia dari berbagai cabang olah raga, mampu berkiprah dan berprestasi di berbagai ajang kejuaraan tingkat dunia.

Hal ini bisa kita ketahui dari rekaman dan catatan yang ada di museum Olahraga, yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di museum ini, kita bisa memasuki masa lalu ketika Indonesia masih menjadi kekuatan yang diperhitungkan bahkan disegani di berbagai cabang olah raga. Sepak bola, Tinju, Menembak, Panahan, Lari, dan banyak lagi.

Nama-nama besar seperti Donald Pandiangan, Sutjipto Soentoro, Lely Sampoerno, dll, bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Berikut beberapa legenda olahraga Indonesia yang namanya terukir pada sejarah Indonesia, dan tercatat di museum Olah Raga, TMII.

Legenda Sepakbola Indonesia 

Para Maestro Si Kulit Bundar 
Kalau prestasi sepakbola Indonesia belum sampai pada prestasi puncak, namun sejumlå…

Jadwal Sholat

Warung Blogger

Warung Blogger

Kabar Terbaru